Posted in Matrikulasi Kordinator IIP #Batch4

Cerita Kami ; Tim Pengurus Rumbel Sew&Craft IIP Jakarta

Kelas matrikulasi Kordinator IIP Batch#4 saya memasuki materi ke-11. Dalam sesi ini para kordinator belajar mengenai mengelola komunitas.

Berikut Materinya :

MANAJEMEN MENGELOLA KOMUNITAS

manajemen komunitas itu hakekatnya adalah mengurusi manusia. Jadi kita harus bisa memperlakukan manusia selayaknya manusia atau memanusiakan manusia. Mau nggak mau, kita harus benar-benar memahami seperti apa karakteristik dan kebutuhan manusia itu.

MENEMUKAN KESAMAAN
Komunitas adalah sekumpulan orang yang memiliki kesamaan,visi, hobi, atau profesi Sehingga mereka mau untuk membentuk suatu ikatan. Jadi, kalau ingin masuk dalam komunitas atau ingin membentuk suatu komunitas, menemukan kesamaan adalah hal yang paling penting.

MENDENGAR DAN TERLIBAT
Cara paling penting dalam mengelola komunitas adalah mendengar dan terlibat. Ini adalah hal dasar tetapi justru seringkali dilupakan. Kenyataannya memang tidak banyak orang yang bisa mendengar dengan baik. Kita cenderung melihat sesuatu berdasarkan persepsi, pengalaman atau pengetahuan kita sendiri. Bahkan kadang kita memaksakan agar orang harus menuruti kemauan kita. Padahal orang lain juga punya pendapat, pemikiran, keinginan, dsb. Bagaimana mereka mau mengikuti kita, kalau mereka tidak didengar dan tidak dihargai?

Hasil dari apa yang kita dengar ini bukan tidak punya peranan. Jika kita bisa mendengar dengan baik, kita bisa mendapatkan suatu pemahaman tentang bagaimana persepsi, pemikiran, kebutuhan, kebiasaan orang-orang yang jadi sasaran kita. alhasil, kita bisa merumuskan strategi. Menurut saya, jangan bicara strategi manajemen yang ‘muluk-muluk’ kalau kita belum bisa mendengar dengan baik.

Hal penting lainnya adalah terlibat. Kalau ingin mendapatkan feed back yang baik, ya harus berbaur. Jangan cuma merintah saja, tapi bisa menyentuh kebutuhan dan terlibat dalam kegiatan mereka. komunikasi dan perlakuan yang baik dapat membangun loyalitas.

BERBAGI DAN MELAYANI
Prinsip seluruh anggota komunitas adalah “Berbagi dan Melayani” bukan “Menuntut”, sehingga dari awal ketika seseorang ingin gabung ke komunitas Ibu Profesional, mohon ditanyakan, apa yang bisa anda kontribusikan saat bergabung dengan komunitas kami?, kalau ternyata hanya akan belajar bla,…bla…ingin mendapatkan bla…bla…. Mohon teman-teman amati, merekalah yang kelak akan menjadi sumber permasalahan komunitas berikutnya, karena hanya akan menuntut.

STRUKTUR dan ATURAN KOMUNITAS
Buatlah struktur dan aturan komunitas sesederhana mungkin, karena semakin banyak aturan yang dibuat, biasanya akan jadi indikator bahwa antar anggota komunitas tidak saling percaya.
Di komunitas itu harus ada leader, manager dan tim hore. Mereka semua harus berperan dengan baik.

LEADER
KOORDINATOR KOTA
bertugas : Mengkoordinasikan seluruh aktivitas Ibu Profesional di wilayah kotanya masing-masing, baik aktivitas online maupun offline.
koordinator ini boleh menunjukkan diri atau dipilih secara demokratis oleh seluruh pengurus IIP Kota/member. Koordinator setiap kota cukup 1 orang saja.

Koordinator Kota sebagai leader, harus dibantu oleh beberapa manager berikut ini :

MANAGER
a. ONLINE MANAGER
bertugas : Memanage dan bertanggung jawab terhadap jalannya Unit-unit kegiatan online di IIP Kota
dibantu oleh : Admin WA, Admin FB grup, Admin Web dll ( peran ini boleh dirangkap, boleh dipisah).

b. OFFLINE MANAGER
bertugas : Memanage dan bertanggung terhadap jalannya Unit-unit kegiatan offline IIP Kota
dibantu oleh : Ketua unit kegiatan masing-masing ( misal : unit kegiatan rumbel, unit kegiatan event, unit kegiatan pelatihan dan workshop, ketua playdate, ketua fieldtrip dll)

c. FINANSIAL MANAGER
bertugas ; Memanage dan bertanggung jawab terhadap cashflow IIP kota dan jalannya unit-unit usaha IIP Kota.
dibantu oleh : Ketua Unit usaha masing-masing (misal unit usaha crafting, unit usaha toko buku IIP, unit usaha percetakan, unit usaha fashion, unit usaha daycare dll)

DARAH KOMUNITAS
Darah komunitas, adalah unsur yang menentukan mati hidupnya komunitas. Darah Komunitas ini meliputi 2 hal yaitu unsur Materi dan non Materi. Dari sisi materi biasanya adalah unsur finansial. Sebuah komunitas perlu memiliki “generate income”, sehingga bisa berjiwa merdeka, tidak bergantung pada orang lain. Sedangkan non materi adalah “perjuangan value komunitas”, biasanya hal ini akan membuat para anggota komunitas tetap hidup dengan berbagai macam tantangan.

Selamat Membangun Komunitas

Salam Ibu Profesional, /Septi Peni/

Adapun tugas yang harus kami selesaikan adalah sebagai berikut :

Nice Homework #11 – Program Matrikulasi IIP batch #4

MANAGE YOUR TEAM

Setelah kita belajar bagaimana mengelola komunitas, maka sekarang saatnya teman-teman praktek membuat team untuk masing-masing kota, dengan cara sbb:

Lihatlah peran yang cocok pada diri anda saat ini kemudian buatlah satu judul sesuai peran anda

Misal:

“Andaikata aku menjadi KOORDINATOR IIP KOTA…..”

“Andaikata aku menjadi KETUA RUMBEL IIP KOTA…..”

dll.

b. Diskusikan dengan yang lain struktur organisasi dan bentuk kegiatan semacam apa yang cocok dg kondisi sumber daya manusia dan sumber daya alam yg ada di sekitar kita saat ini.

b. Apabila dalam grup ini peserta dari kota anda lebih dari satu, berdiskusilah. Apabila anda hanya sendiri di grup ini, diskusikan dengan teman satu kota anda yg satu _chemistry_ dengan anda di luar grup ini.
Andaikata tidak ada keduanya, anda sendiripun cukup.

Selamat memanage dan merencanakan pola kerja tim anda di setiap kota.

*_If you can manage your self, you can manage your team_*

Salam Ibu Profesional, /Septi Peni/

Dan,..
Inilah cerita kami ; Rumbel Sew&Craft IIP Jakarta :

logo rumbel sew n craft iip jkt

Rumbel Sew&Craft IIP Jakarta awalnya bernama Rumbel Menjahit IIP Jakarta. Namun, karena banyak member IIP yang juga memiliki passion crafting  akhirnya rumbel ini berubah menjadi rumbel Sew&Craft IIP Jakarta demi mengakomodir kebutuhan anggota.

Rumbel menjahit IIP Jakarta resmi berganti nama menjadi rumbel Sew&Craft IIP Jakarta sejak kepengurusan baru periode Mei 2017. Mengusung tagline “Crafting is SEWmuch Fun” kami berharap rumbel ini mampu menjadi wadah positif dan produktif bagi para bunprof, khususnya yang memiliki passion menjahit dan craft.

VISI MISI RUMBEL SEW&CRAFT IIP JAKARTA
Menjadi komunitas belajar menjahit dan crafting, wadah bagi seluruh Ibu di Jakarta untuk meningkatkan skill menjahit dan crafting nya

MISI RUMBEL SEW&CRAFT IIP JAKARTA
1.Meningkatkan skill ibu dalam menjahit dan Crafting

2.Meningkatkan kualitas ibu dalam menjadi ibu produktif

3. Meningkatkan rasa percaya diri sang ibu, sehingga bisa mandiri secara finansial tanpa harus meninggalkan anak dan keluarganya.

4. Meningkatkan peran ibu menjadi Agent of Change (agen pembawa perubahan) yang senantiasa akan berbagi dan menularkan kebaikan kepada masyarakat luas

TATIB RUMBEL SEW&CRAFT IIP JAKARTA 

IIP/ Ibu Profesional adalah komunitas para ibu yang selalu ingin meningkatkan kualitas dirinya baik sbg ibu, istri dan perempuan. Rumah virtual kita ada di FB: Rumbel Menjahit IIP Jakarta
https://m.facebook.com/profile.php?id=119217171774200&tsid=0.12207720568403602&source=typeahead

Rumbel Sew&Craft IIP merupakan bagian dari IIP dalam rangka mengembangkan sisi Bunda Produktif.

DO and DON’TS
a. Di grup ini kita akan berbicara  HANYA seputar dunia menjahit dan craft. Untuk topik parenting dan pengembangan diri Bunda lainnya bisa di grup inti masing2 (IIP Jakarta Foundation dan IIP Jakarta All Member)

b. Tiap member diminta aktif sharing ilmu kepada member lain

c. Market Day hanya setiap Jumat, untuk barang seputar kebutuhan menjahit dan craft saja. Diluar ketentuan poin c ini tidak diijinkan berjualan di rumbel Sew&Craft.

KURIKULUM RUMBEL SEW&CRAFT IIP JAKARTA

Kurikulum disusun berdasar kebutuhan member, jadi bisa berubah di kemudian hari.

SKILL MENJAHIT

LEVEL DASAR
Kriteria:
– Belum pernah pegang mesin jahit
Jenis WS:
– simple tote bag
– mukena
– khimar
– rok model simpel

LEVEL MEDIUM
Kriteria:
– Sudah bisa menjahit salah satu item di level dasar
– Atau tercatat sudah pernah mengikuti salah satu WS level dasar
Jenis WS:
– Simple Backpack
– Tote bag ritsleting
– Aneka model tas lain (bisa refer ke buku Umi Fidh)

LEVEL ADVANCE
Kriteria:
– sudah bisa menjahit lengkung, ritsleting, dan aneka tantangan dalam menjahit
– tercatat sudah mengikuti salah satu WS level medium
Jenis WS:
– Backpack model rumit
– Mengukur dan membuat pola pakaian
– Menjahit pakaian dengan model sederhana
– Menjahit pakaian dengan model rumit

SKILL CRAFTING
Secara umum, Workshop  (WS) craft yang akan diselenggarakan dalam 1 tahun ke depan meliputi kompetensi dasar crafting. Adapun Jadwal WS menyusul.

PROSEDUR WORKSHOP RUMBEL SEW&CRAFT IIP JAKARTA

Setiap member berhak mengusulkan WS yg dibutuhkan. Usul akan ditampung oleh pengurus (dicatat oleh sekretaris), dibuat skala prioritas dan jadwal WS.

Adapun SOP untuk WS adalah sebagai berikut:
1⃣. Humas menghubungi mentor yang bersedia memberikan WS.
Humas akan meminta rincian berupa:
a. Foto produk yang akan di WS kan
b. Detail bahan, ukuran dan biaya WS
c. Usulan waktu dan tempat WS
2⃣. 1 mentor maksimal untuk 6 peserta. Bila ada lebih dr 6 peserta maka diperlukan lebih dari 1 mentor
3⃣. Bila poin 1 sudah LENGKAP, barulah sekretaris membuka pendaftaran di rumbel (WA dan FB)
4⃣. Peserta yang mendaftar wajib transfer biaya WS maks 2x 24 jam sejak mendaftar ke Bendahara.
Lewat dari 2 x 24 jam, Waiting List naik menggantikan peserta yang belum transfer
5⃣. peserta boleh membatalkan keikutsertaan maksimal 1x 24 jam sebelum WS. Uang akan dikembalikan oleh bendahara.
❌ Lewat dari batas tsb maka uang hangus dan menjadi milik rumbel.
✔ Peserta boleh mencari sendiri peserta pengganti WS (sesama member IIP)
6⃣. MENTOR wajib memberikan pola dalam salah satu bentuk:
– gambar pola difotokopi utk masing2 peserta
– atau memberikan pola di karton utk masing2 peserta
7⃣. Sekretaris merapikan data2 WS di FB dan di pencatatan pribadi:
– Detail WS yang sudah berjalan, nama mentor dan peserta
– update foto kegiatan WS di FB (perlu untuk dokumentasi kegiatan rumbel Sew&Craft IIP Jakarta)
– Dokumentasi WS: minimal pola difoto dan diupload ke album WS di FB Rumbel Sew&Craft IIP Jakarta.  Lebih baik lagi bila dilengkapi tutorial WS

STRUKTUR DAN JOBDESC KEPENGURUSAN RUMBEL SEW&CRAFT IIP JAKARTA

🅰. PENGURUS:
👤 Kriteria:
– punya passion Sew&Craft
– BUKAN mentor
– bisa bekerjasama dalam team dan sistem yang terstruktur
– tidak merangkap jabatan di kegiatan IIP lainnya, supaya fokus dengan tanggungjawab masing-masing dan lebih banyak waktu untuk keluarga

Terdiri dari posisi Ketua, Sekretaris, Bendahara, Humas, dll jika perlu.

1⃣. KETUA
👤 Kriteria khusus:
– pny skill leadership: tegas, mengayomi, bijak menyikapi dinamika kelompok
📇 Jobdesc:
– penanggungjawab kegiatan rumbel Sew&Craft IIP Jakarta
– berkoordinasi dengan Koordinator IIP jakarta
– menyusun visi misi dan kurikulum rumbel Sew&Craft bersama dengan teamnya
– sistematisasi rumbel Sew&Craft IIP Jakarta
– dll

2⃣. SEKRETARIS
👤 Kriteria khusus:
– senang bekerja dengan data dan membuat resume
– senang merapikan tulisan/ artikel supaya enak dibaca dan minim typo
📇 Jobdesc:
– merapikan data member
– mengelola FB rumbel Sew&Craft
– posting RESUME kegiatan offline dan online rumbel Sew&Craft di FB
– mengingatkan jadwal kegiatan yang seharusnya berjalan
– menyusun e flyer kegiatan IIP Jakarta
– dll

3⃣. BENDAHARA
👤 Kriteria khusus:
– amanah mengelola uang member rumbel jahit
– mampu membuat pembukuan sederhana
📇 Jobdesc:
– mengumpulkan dana kas dari rumbel Sew&Craft (bila ada)
– menyusun estimasi biaya untuk kegiatan offline (workshop) rumbel Sew&Craft
– membuat laporan keuangan sederhana
– dll

4⃣. HUMAS
👤 Kriteria khusus:
– pny social skill yang baik
– bersedia menjadi CP rumbel Sew&Craft IIP Jakarta
📇 Jobdesc:
– membantu menghubungi mentor utk kegiatan rumbel Sew&Craft
– menjadi CP rumbel Sew&Craft IIP Jakarta
– sosialisasi kegiatan rumbel Sew&Craft IIP Jakarta
– dll

🅱. MENTOR
👥 Kriteria:
– bersedia sharing ilmu menjahit secara online dan offline
– berkenan materinya dibuat menjadi resume di grup WA dan FB Rumbel Sew&Craft IIP Jakarta
📇 Jobdesc:
– sharing ilmu menjahit dan craft secara online dan offline di rumbel IIP Jakarta
– merinci kebutuhan dan biaya (bila ada) pada setiap kegiatan rumbel
– memberikan materi yang sesuai dengan kurikulum rumbel Sew&Craft IIP Jakarta
– Berkoordinasi dengan pengurus Rumbel Sew&Craft IIP Jakarta pada setiap kegiatan rumbel yang akan berlangsung

Proker Rumbel Sew n’ Craft periode Mei 2017 – Mei 2018

1. Pendataan dan pemetaan minat dan keahlian anggota rumbel.
Mei-Juni 2017

2. Rumbel Sew n Craft Leadership Program
Pembentukan Panitia WS dari anggota rumbel dengan tujuan memberi kesempatan anggota rumbel untuk berbagi dan melayani.
Setiap tim panitia kegiatan rumbel akan diberi sertifikat, setiap anggota minimal pny 1 sertifikat dlm 1 thn.
*Mei-Juni 2017*

3. Sew n’ Craft 4E Online Class (Enjoy, Easy, Excellent, Earn)

Sew n’ Craft 4E Class ini adalah kulwap materi pengantar Sew n Craft dng target 4E

#E1 (Enjoy)
Materi :
“Crafting is SEWmuch Fun”

#E2 (Easy)
Materi :
“Shop n’ Learn”
“MJ Explorer”

#E3 (Excellent)
“Made Your Own Masterpiece”

#E4 (Earn)
“Sew n Craft ; Business Opportunities “

4. *Sew n Craft Offline Workshop*

*Juli 2017*:

16 Juli
MJ Explorer dan WS tempat tissue katun jepang

22 Juli
WS pencil case & simple pouch (dengan rits)

*Agt 2017*: WS Tudung Saji

*Sept 2017*: WS Handmade bag

*Okt 2017*: WS Buzy Bag

*Nov 2017*: WS Sulam pita

*Des 2017*: Recycle DIY (online), Masterpiece Challange

*Jan 2018*: WS Khimar

*Feb 2018*: WS Sprei sarban

*Maret 2018*: WS mukena

*April 2018*: WS Handlettering

*Mei 2018*: WS Quilting tingkat dasar

#jadwal dan materi WS msh fleksibel sesuai sikon.

Tindak lanjut WS offline adalah *Masterpiece Challange*
Tantangan membuat karya Handmade yg dipublikasikan di fb grup Rumbel Sew n Craft IIP Jakarta. Jika fb grup sudah termaintance dng baik, Sekretaris bs membuat FanPage FB dan akun IG rumbel Sew n’ Craft utk ajang promosi dan sharing tutorial/tips seputar sew n craft. Promosi produk rumbel jg bs lewat sini.

*Ada sertifikat utk Crafter of the Month* alias pembuat karya terbaik

5. *3B (Belanja Bahan Barengan)*
Belajar mengenali berbagai bahan craft bersama2 di pasar / toko / supplier tertentu. Waktu dan tempat ditentukan kemudian. Pilihan tempat dan supplier melihat minat dan usulan anggota.
*Desember 2017*

6. *Crafter Business Sharing*
Belajar untuk membangun bisnis start up untuk para crafter di Rumbel Sew n Craft IIP Jakarta.
*Februari 2018*

7. *CSR (Craft n Sew Social Responsibility)*
Program berbagi ilmu Craft&Sew utk pemberdayaan umat, bisa ke panti asuhan, lembaga rehabilitasi, rmh dhuafa, Bekerjasama dng sejuta cinta.
*situasional*

8. *Rumbel Sew&Craft Spirit Time*

Sharing antar member deng tujuan mengenal, menginspirasi, dan memotivasi.

Berikut Pengurus Rumbel Sew & Craft IIP Jakarta 2017-2019

Ketua : Annisa Miranty Gumay

Sekretaris : Indah P. Sari

Bendahara : Siti Cholidah

PJ WS offline : Nita Lis Widiana

Humas : Febry Jessicha

Dalam rumbel ini, kami saling berbagi dan melayani.

Alhamdulillah tahun ini, banyak Bunprof yang berkenan berbagi ilmu di rumbel Sew&Craft IIP Jakarta.

Dan para *MENTOR* tersebut adalah..

1. Wytha Natalisia Suverina
2. Faizatul Lutfiyah (Sewing Lab)
3. Azizah Juniarti (Nazhifah Clothing)
4. Siti Munawaroh (Hasanah Centre)
5. Galuh theSEMUT
6. Nony NONINO

Seiring berjalannya waktu, kami dari tim pengurus berencana merekrut beberapa personil dari member untuk membantu kepengurusan rumbel. Tujuannya adalah kaderisasi dan membudayakan untuk saling.

Adapun beberapa posisi yang akan kami tawarkan adalah :

Manager online, PIC WS bulanan, PIC Spirit Time, dan PIC Market Day.

Bismillah.. Semoga Kami bisa bersinergi dalam kebermanfaatan, aamiin..

Advertisements
Posted in Matrikulasi Kordinator IIP #Batch4

Rumah Belajar Sew&Craft IIP Jakarta ; satu pintu kami dalam membangun peradaban.

Bulan Mei 2017, saya akhirnya saya mengambil keputusan yang dampaknya akan banyak mewarnai kehidupan saya dua tahun setelahnya.. dan mungkin bertahun-tahun setelahnya.

Dengan segala pertimbangan, akhirnya saya beranikan diri untuk mengemban amanah sebagai ketua Rumah Belajar Sew & Craft IIP Jakarta. Alasan utama saya akhirnya mau mengemban amanah ini adalah karena saya ingin belajar sew&craft dan kami di rumbel butuh bersinergi untuk bisa saling berbagi dan melayani.

“Semoga Alloh memberkahi keputusan ini, mempermudah dan memberi saya kekuatan dalam menjalaninya..” demikian sepenggal doa yang saya ucapkan dalam hati karena ini adalah satu amanah yang harus saya pertanggungjawabkan di hadapan Alloh nantinya..

Banyak kejutan-kejutan yang saya temui setelah didapuk menempati posisi ketua rumbel. Salah satu kejutan yang harus saya hadapi adalah masuk dalam kelas matrikulasi koordinator. Alhamdulillah Alloh kasih saya kesempatan untuk memperoleh bekal ilmu dalam mengelola komunitas dan dipertemukan dengan teman-teman hebat dengan passion  yang sama.

Ada dua materi yang harus dipahami oleh koordinator dan kami juga kembali diwajibkan mengerjakan Nice Home Work ke-10 dan 11 sebelum dinyatakan lulus sebagai kordinator.

Dan,..tulisan ini hadir sebagai sebuah jurnal awal perjalanan saya sebagai ketua Rumah Belajar Sew&Craft IIP Jakarta.

Sebelum masuk ke NHW 10 yang akan saya dokumentasikan dalam tulisan ini, saya akan melampirkan materi 10 matrikulasi kordinator IIP Batch #4 berikut ini :

MEMBANGUN KOMUNITAS, MEMBANGUN PERADABAN

“It takes a Village to raise a CHILD”

-Perlu orang sekampung untuk membesarkan anak-
(Pepatah dari bangsa Afrika).

Dulu, pendidikan dimaknai, dipahami dan dijalankan oleh para keluarga dan komunitas secara berjamaah. Pendidikan adalah sebuah keniscayaan untuk membentuk komunitas yang lebih baik, demikian juga sebaliknya, komunitas memerlukan pendidikan untuk mengangkat derajat posisi peran personal dan komunal yang lebih baik di muka bumi ini serta memuliakan kearifan dan akhlak yang lebih baik bagi generasi selanjutnya.

Pendidikan bukan lahir karena adanya komunitas atau masyarakat, justru pendidikanlah yang melahirkan komunitas dan peradaban.

Pendidikan adalah tanggung jawab keluarga dan komunitas, karena keluarga dan komunitaslah yang paling paham peran yang paling bermanfaat untuk dirinya, yang paling tahu sisi kekuatan dan kelemahan dirinya.

Maka sudah saatnya kita mengembalikan keluarga dan komunitas yang kita bangun sebagai sentra pendidikan peradaban. Karena sesungguhnya peradaban adalah milik keluarga dan komunitas, karena di dalamnya akan muncul karya peradaban dan generasi peradaban yaitu anak-anak kita.

TAHAPAN MEMBANGUN PERADABAN DALAM KOMUNITAS

Membangun peradaban di komunitas bisa dijalankan seiring dengan membangun peradaban pada diri kita sendiri dan membangun peradaban di keluarga. Mari kita lihat bersama:

a. Setiap manusia memiliki MISI INDIVIDUAL

Setiap manusia dilahirkan dengan karakteristik yang unik, maka tugas dan peran yang akan dijalaninya di muka bumi ini juga pasti unik.

b. Setiap keluarga memiliki MISI KELUARGA

Misi keluarga bisa jadi misi bersama yang menjadi kekhasan setiap keluarga. Misi keluarga ini bisa jadi kombinasi dari sifat keunikan ayah, ibu dan anak. Atau bisa juga karena ada dominasi sifat yang mewarnai kekhasan keluarga. Di titik ini kita paham, apa rahasia besar Allah mempertemukan kita ( suami dan anak-anak) dalam satu keluarga.

c. Setiap komunitas memiliki MISI PERADABAN

“Burung yang berbulu sama pasti akan saling bertemu”

Inilah mungkin yang menyebabkan kita bisa berkumpul di komunitas Ibu Profesional, belum pernah saling ketemu muka, tapi rasanya sudah satu chemistry, karena sebenarnya kita sedang membawa misi peradaban yang sama. Yaitu membangun Rahmat bagi semesta alam lewat dunia pendidikan anak dan keluarga.

VALUES KOMUNITAS

Values komunitas adalah *BERBAGI dan MELAYANI_*
bukan MENUNTUT,

maka :
a. Mulailah dari diri kita,
b. Berbagi apa yang kita miliki
c. Satu alasan kuat karena anda ingin melayani komunitas, bukan untuk mencari popularitas, atau bahkan untuk memenuhi kepentingan diri sendiri.

TAAT ASAS

Kemudian tahap berikutnya adalah pahami, komunitas Ibu Profesional ini hadir dan berkembang di Indonesia. Dimana asas kebangsaan yang dianut di Indonesia adalah asas BHINNEKA TUNGGAL IKA. Sebagai warga negara yang baik kita perlu TAAT ASAS. Maka pahamilah bahwa kita ini adalah *BERAGAM*

Perbedaan itu akan menjadi rahmat, maka berjalanlah secara HARMONI dalam KEBERAGAMAN, GERAK dan KEBERMANFAATAN.

Jangan khawatr dengan jumlah, karena banyak dan sedikit itu tidak penting, yang penting adalah GERAK ANDA dan ASAS KEBERMANFAATAN kita bagi sesama.

Pakailah prinsip sebagai berikut :

#Andaikata ada 1000 ibu yang mau memperjuangkan peradaban melalui pendidikan anak dan keluarga maka salah satunya adalah : SAYA.

#Andaikata ada 100 ibu yang mau memperjuangkan peradaban melalui pendidikan anak dan keluarga maka salah satunya : pasti SAYA.

#Andaikata hanya ada 1 ibu saja yang mau memperjuangkan peradaban melalui pendidikan anak dan keluarga maka : ITULAH SAYA.

Rumah adalah miniatur peradaban, bila potensi fitrah-fitrah baik bisa ditumbuhsuburkan, dimuliakan dari dalam rumah-rumah kita, maka secara kolektif akan menjadi baik dan mulialah peradaban.

Selamat membangun komunitas, membangun peradaban. Selamat bergabung di komunitas Ibu Profesional, dan bersiaplah menjadi Ibu Kebanggaan Keluarga.

Salam : Tim Matrikulasi Ibu Profesional

Sumber Bacaan_ :

_Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Radja Grafindo, 2000_

_Harry Santoso dkk, Fitrah Based Education, Jakarta, 2015_

_Ibu Profesional, Membangun Komunitas, Materi Perkuliahan IIP, 2015_

Link Video IIP, Membangun Komunitas, Membangun Peradaban

https://www.youtube.com/watch?v=mSz18xTNtGA&t=111s
[2/8 08.20] 🌸Nita Ummu Najma💫Kinima🏡:https://www.youtube.com/watch?v=mSz18xTNtGA&t=111s

Adapun NHW #10 yang harus saya lakukan adalah tentang MEMBANGUN KOMUNITAS, MEMBANGUN PERADABAN

Kali ini saya akan melihat diri sendiri sebagai seorang yg sudah menjalankan peran di komunitas. Merenungi posisi saya saat ini, kemudian amati peran peradaban apa yg sedang dititipkan Allah di pundak saya dan teman-teman semuanya.

Saya adalah Ketua Rumah Belajar Sew&Craft IIP Jakarta periode 2017-2019 (Insya Alloh)

Kondisi masyarakat/member yg saya pimpin saat ini?

Member Rumbel Sew&Craft IIP Jakarta memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Ada yang bekerja di ranah domestik, maupun bekerja di ranah publik. Namun kami semua memiliki passion yang sama : Sew&Craft. Secara umum, kesibukan pribadi masing-masing anggota rumbel seringkali membuat kami jarang aktif secara online, namun saat ada kulwap, sharing maupun diskusi di grup, alhamdulillah masih ada member yang terlibat. Begitu juga dengan Workshop Offline. Alhamdulillah banyak member yang berminat. Pengurus rumbel juga dibantu oleh beberapa pengurus rumbel lama yang juga ahli di bidang sew&craft. Para mentor ini alhamdulillah berkenan membantu pengurus untuk berbagi dan melayani di rumah belajar kami. Seringkali para mentor terlibat aktif dalam sharing session di grup pengurus kala persiapan kulwap mau pun terlibat aktif sebagai mentor workshop offline.


b.Tantangan-tantangan apa saja yang saya hadapi?

Tantangan yang saya hadapi justru dari diri sendiri. Kesibukan sebagai Ibu single parent yang juga bekerja di ranah publik sebagai Guru PNS tentu saja membuat saya harus mengatur waktu dalam membangun tim yang solid. Merencanakan program kegiatan lalu berkoordinasi dengan tim adalah suatu keharusan. Memberi kepercayaan saat mendelegasikan tugas pada anggota tim namun senantiasa siap memback up mereka merupakan suatu tantangan tersendiri.


c.Apakah bakat yg sudah Allah berikan untuk saya, sehingga mendapatkan amanah ini?

Alhamdulillah Alloh menitipkan bakat seorang Developer pada saya. Saya sangat bahagia kalau melihat orang lain maupun tim bisa mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Saya juga orang yang senang belajar, dan tertarik untuk selalu berinovasi dalam setiap bidang yang harus saya jalani.


d. Bagaimana saya menggunakan bakat tersebut untuk kebermanfaatan komunitas?

Tahapan awal dari mensyukuri bakat tersebut adalah membersihkan hati, meluruskan niat saya dan tim dalam mengemban amanah kepengurusan. Selanjutnya adalah memahami potensi dan kelemahan tim, saling bersinergi, harmoni dalam keberagaman demi mencapai tujuan komunitas secara efektif dan efisien.


e. Tahun depan, perubahan apa saja yang akan saya lakukan untuk komunitas/Rumah Belajar/ di kota kami?

# Kulwap 4E (Enjoy, Easy, Excellent, Earn)

# Workshop Offline terjadwal

# Spirit Time, dan melibatkan rumbel dalam kegiatan sociopreneur

# Belanja Bahan Barengan, Crafter Business Sharing, dan unjuk karya dalam Marterpiece Challange.

# Kaderisasi dengan pembentukan PIC dan kepanitiaan dari  member grup setiap WS bulanannya.

“Alloh tidak akan membebani kaumnya, melebihi kemampuannya.”

Kalimat singkat dan padat ini lah yang menjadi penyemangat saya dalam menunaikan NHW10 ini meski lumayan sudah melewati deadline.

Semoga bermanfaat.