Posted in Sekolah Kewirausahaan SMAN 71 Jakarta #2017

# Cerita Level 4 : Kelas Inspirasi Sekolah Kewirausahaan SMAN 71 Jakarta

Image-Inspirational-Quote-InspiringOthers

Salah satu hal yang paling kami syukuri dari program sekolah kewirausahaan adalah kesempatan mengadakan Kelas Inspirasi. Artinya, kami punya kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi yang ahli di bidangnya. Pengalaman belajar langsung dari praktisi ini membantu kami dalam memahami fakta real di lapangan dan mengaitkannya dengan materi yang biasa kami pelajari secara teoritis.

Belajar langsung dari ahlinya, membuat kami menyadari makna pembelajaran sekaligus merasakan manfaat dari ilmu yang kami pelajari. Mengutip ucapan Imam Syafi’i  : “Ilmu bukan lah hafalan. Ilmu adalah segala sesuatu yang memberi manfaat” maka belajar langsung dari ahlinya adalah salah satu metode untuk memperoleh pembelajaran yang bermakna.

Mengapa kami menamai sesi motivasi dari wirausaha ini sebagai Kelas Inspirasi?

Inspirasi adalah suatu proses yang mendorong atau merangsang pikiran untuk melakukan sesuatu tindakan terutama melakukan sesuatu yang kreatif. Inspirasi merupakan suatu proses dimana mental dirangsang untuk melakukan tindakan setelah melihat atau mempelajari sesuatu yang ada di sekitar.
Inspirasi berbeda dengan motivasi. Motivasi adalah proses yang mendorong atau mempengaruhi seseorang untuk mendapatkan atau mencapai apa yang diinginkannya. Sedangkan inspirasi merupakan ide-ide kreatif yang muncul dari dalam diri setelah ada rangsangan dari luar. Namun inspirasi dapat menjadikan sebuah motivasi bagi seseorang untuk mencapai tujuannya.
Dalam beberapa catatan disebutkan bahwa inspirasi sudah ada pada setiap manusia dan lebih dikenal dengan istilah ilham (suatu makna, fikiran atau hakikat di dalam jiwa atau hati). Manusia sudah dibekali oleh Pencipta yang bukan didapat dengan cara dipelajari atau atas kemauannya sendiri, melainkan telah dilimpahkan ke dalam jiwanya. Namun untuk memunculkan inspirasi dibutuhkan rangsangan dari luar yang setiap orang memiliki perbedaan kepekaan dan kepentingan atas rangsangan tersebut.
Banyak orang percaya bahwa untuk menciptakan inspirasi mereka perlu ide unik yang belum pernah dipikirkan sebelumnya. Namun, tidak ada satupun cara untuk mengatur atau membuat setiap orang merasa terinspirasi. Hal ini disebabkan kemampuan atau kepekaan orang berbeda terhadap stimulus yang dapat menciptakan inspirasi.
Sebagai contoh, setelah diperdengarkan sebuah lagu, seorang pencipta musik akan terinspirasi membuat lagu, seorang produser film bisa memiliki inspirasi untuk mem-film-kan lagu itu, bagi orang yang kurang suka musik tentu tidak memiliki inspirasi apapun setelah mendengarkan lagu tersebut.

Berikut beberapa situasi yang dapat merangsang atau memicu terciptanya inspirasi kreatif:

  • Beberapa orang menemukan inspirasi dari buku.
  • Beberapa menemukan inspirasi dari musik.
  • Beberapa orang yang terinspirasi ketika melihat alam.
  • Beberapa orang mengambil kertas dan beberapa pensil warna dan mulai mencoret-coret .
  • Beberapa orang menemukan inspirasi mendengar pembicaraan orang.
  • Beberapa orang menemukan inspirasi ketika mereka melakukan beberapa jenis aktivitas fisik.
  • Beberapa menemukan inspirasi dalam kegiatan sehari-hari.
  • Dan masih banyak situasi yang dapat menciptakan inspirasi mulai dari hal-hal kecil hingga besar.

Dalam Kelas Inspirasi Program Sekolah Kewirausahaan SMAN 71 Jakarta, kami menghadirkan 2 orang wirausaha bidang pengolahan makanan awetan dalam kemasan, dan kerajinan berbahan dasar akrilik resin.

Karena kapasitas ruangan yang kurang memadai untuk menampung 288 siswa kelas X maka kami membagi Kelas Inspirasi bersama wirausahawan menjadi dua sesi. Berdasarkan aspek yang dipilih oleh Kelompok Usaha Siswa, peserta sekolah kewirausahaan terbagi menjadi 2 kelompok besar ; 30 tim memilih aspek pengolahan dan 10 tim memilih aspek kerajinan.

Sesi pertama oleh Bapak Krisdiantoro, Owner Kepochips, awalnya akan dilaksanakan pukul 08.00-10.00 di Ruang AV SMAN 71 dengan peserta 30 Kelompok Usaha Siswa (180 orang) namun karena narasumber mengalami kendala di perjalanan, kegiatan kelas inspirasi sesi 1 diundur menjadi pukul 13.00-15.00, adapun sesi pagi hari diisi dengan sharing produk yang ingin dibuat oleh siswa.

Materi Kelas Inspirasi sesi 1 dapat dilihat di : Kepo Chips SMA

Adapun dokumentasi kegiatannya adalah sebagai berikut :

Sementara untuk sesi ke-2 oleh Warung karya lebih difokuskan dalam bentuk workshop agar para siswa yang tergabung dalam Kelompok Usaha Siswa yang memilih aspek kerajinan akrilik bisa lebih memahami karakter bahan akrilik resin dan implementasinya pada sebuah produk inovatif.

Dalam sesi ke-2 ini dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari sebagian siswa kelas X MIPA yang memilih aspek kerajinan. Karena resin termasuk zat kimia yang cukup menyengat bau nya maka workshop kami lakukan di luar ruangan namun sesi materi kerajinan dilaksanakan di ruang AV bergantian dengan siswa yang memilih aspek pengolahan. Sesi 2 ini dilaksanakan pukul 10.00-11.30 di halaman SMAN 71 Jakarta.

Berikut dokumentasinya :

Setelah, melaksanakan Kelas Inspirasi bersama Wirausaha pada tanggal 21 Agustus 2017, kami melanjutkan sharing session bersama studentpreneur yang merupakan siswa SMAN 71 kelas XI. Para siswa ini sudah memulai bisnis di bidang kerajinan dan pengolahan Makanan.

Studentpreneur tersebut adalah :

A. Tim kerajinan akrilik : Arsa Maradinata, Aisyah Silvie Gunawan, dan Michelle Manuela Bernasty. Materinya dapat dilihat di studentpreneur kerajinan akrilik resin

Berikut dokumentasinya :

B. Tim pengolahan makanan : M. Hilmy Uwais Q., Kenia Alvita Soburany, Putri Naila, dan Nadhirah Az Zahrah. Materi dapat dilihat di prakarya bayam

Berikut dokumentasinya :

Kelas Inspirasi bersama studentpreneur ini juga menginspirasi. Karena format acaranya sharing tutor sebaya, peserta dan narasumber terlihat lebih “cair” saat melakukan aktivitas tersebut.

Pada akhir kelas inspirasi bersama studentpreneur (aspek kerajinan), panitia sekolah kewirausahaan memberikan tantangan menulis review kegiatan pada siswa. Tantangan ini adalah stimulus dari panitia agar Kelompok Usaha Siswa memulai Jurnal Kewirausahaannya.

Pemenang tantangan tersebut adalah :

Juara 1 : Tim Suvarnadvipa dengan link review sesi studentpreneur Tim Suvarnadvipa

dan Juara 2 : Tim Agelada dengan link review sesi studentpreneur tim agelada

Demikian cerita Level 4 kami, semoga menginspirasi.

#sekolahkewirausahaan71-17 #jurnalkewirausahaan71-17 #thenextentrepreneur

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Author:

# Economic Teacher at SMAN 71 Jakarta, # Single Parent Mom with 4 children, # Interest in reading and crafting, # Owner of RaQueeFA_House Bookstore,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s