Posted in Sekolah Kewirausahaan SMAN 71 Jakarta #2017

#Cerita Level 3 : Sosialisasi Sekolah Kewirausahaan pada Warga Sekolah & Sekolah Sekitar

“In learning you will teach, in teaching you will learn” -Phil Collins-

Level ke-3 dari kegiatan sekolah kewirausahaan sman 71 Jakarta adalah cerita tentang sosialisasi program sekolah kewirausahaan pada warga sekolah dan sekolah sekitar. Dalam kegiatan ini, kami mengundang pengusaha muda yang juga merupakan alumni SMAN 71, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Pengawas SMAN 71, Komite Sekolah, Guru dan Pegawai SMAN 71, Perwakilan siswa kelas X peserta program Sekolah Kewirausahaan, serta Perwakilan Sekolah Imbas.

Mengapa perlu sosialisasi kegiatan?

Secara garis besar, sosialisasi dapat dikatagorikan sebagai proses belajar mengajar. Melalui sosialisasi, individu belajar menjadi anggota masyarakat, dimana prosesnya tidak semata-mata mengajarkan pola-pola perilaku sosial kepada individu tetapi juga individu tersebut mengembangkan dirinya atau melakukan proses pendewasaan dirinya.
Berikut beberapa catatan penting terkait sosialisasi yang dikutip dari http://hariannetral.com/2015/06/pengertian-sosialisasi-dan-tujuan-sosialiasi-menurut-ahli.html :
1. Sosialisasi berjalan melalui proses belajar untuk memahami, menghayati, menyesuaikan dan melaksanakan tindakan sosial yang sesuai dengan pola perilaku masyarakatnya (behavioral patterns of society).
2. Sosialisasi berjalan bertahap dan berkesinambungan (kontinu), mulai dari sejak individu dilahirkan hingga dia mati.
3. Sosialisasi berhubungan erat dengan enkulturasi atau proses pembudayaan, yaitu proses belajar dari seorang individu untuk belajar, mengenal, menghayati, dan menyesuaikan alam pikiran serta cara dia bersikap terhadap sistem adat, bahasa, seni, norma, agama dan seluruh peraturan dan pendirian yang ada dalam lingkungan kebudayaan masyarakat
Adapun beberapa tujuan proses sosialisasi diantaranya:
a. Memberikan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan seseorang dalam peran hidupnya sebagai anggota masyarakat.
b. Mengembangkan kemampuan seseorang untuk berkomunikasi secara efektif dan efisien serta mengembangkan kemampuannya untuk membaca, menulis, dan bercerita. Dengan melakukan komunikasi, berbagai informasi mengenai masyarakat akan diperoleh demi kelangsungan hidup manusia sebagi individu sekaligus bagian dari masyarakat.
c. Mengembangkan kemampuan seseorang mengendalikan diri dalam melaksanakan perannya dalam masyarakat. Dengan adanya proses sosialisasi, seorang individu dapat memahami hal-hal yang baik yang diajurkan, dan menghindari melakukan hal-hal buruk.
d. Menanamkan nilai-nilai dan kepercayaan pokok yang ada pada masyarakat karena sosialisasi merupakan proses penularan nilai dan norma yang menjadi kepercayaan pokok masyarakat dan bermanfaat bagi kelangsungan hidup bermasyarakat.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung 2 hari. Awalnya ingin dibuat satu hari, qodarullah saat waktu sudah ditentukan, ternyata sosialisasi harus diundur karena beberapa narasumber mendadak tidak bisa hadir pada tanggal yang sudah ditentukan. Namun karena Nuraini Pahlawati, narasumber wirausaha, hanya bisa hadir di tanggal yang disepakati semula, akhirnya kami mengadakan 2 sesi sosialisasi.
Sosialisasi pertama hanya dihadiri beberapa siswa kelas X yang merupakan CEO tim KUS (Kelompok Usaha Siswa) , beberapa guru, dan narasumber wirausaha. Sosialisasi pertama kami lakukan pada tanggal 11 Agustus 2017 pukul 13.00-15.00 di Ruang AV SMAN 71 Jakarta.
Berikut dokumentasi kegiatannya :
Fokus kegiatan ini adalah open mind. Kak Nuraini Pahlawati Aziza, salah seorang alumni terbaik SMAN 71 Jakarta, berbagi cerita tentang pentingnya menjadi studentpreneur demi kemajuan bangsa. Ia pun menceritakan kisah perjalanan bisnisnya yang sudah mulai dilatihkan sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas.
materi Kak Nuraini bisa dilihat di :
Jumlah pengusaha itu sendiri merupakan tolok ukur majunya sebuah negara. Dalam sebuah berita yang dirilis situs http://ekonomi.kompas.com/read/2016/03/30/192821726/Menggenjot.Jumlah.Ideal.Pelaku.Wirausaha.Indonesia, terungkap jumlah pelaku wirausaha di Indonesia hingga kini masih belum mencapai angka ideal, yakni 2%, dari jumlah penduduk Indonesia. Data terkini dari Global Entrepreneurship Monitor (GEM) menunjukkan bahwa Indonesia baru mempunyai sekitar 1,65 persen pelaku wirausaha dari total jumlah penduduk 250 juta jiwa.

 

Data itu juga menunjukkan bahwa jumlah yang dimiliki Indonesia tertinggal ketimbang tiga negara di kawasan Asia Tenggara yakni Singapura, Malaysia, dan Thailand. Ketiganya mencatatkan angka 7 persen, 5 persen, dan 3 persen dari total jumlah penduduk masing-masing. Meski berita baiknya, GEM memaparkan bahwa hasrat rakyat Indonesia untuk menjadi pelaku wirausaha menduduki posisi kedua. Posisi yang hanya satu level di bawah Filipina.

Inilah sebabnya, mengapa program sekolah kewirausahaan ini begitu strategis untuk menaikkan rasio pengusaha di Indonesia, terutama pengusaha muda. Ini lah saatnya Indonesia bangkit. Generasi muda jangan hanya menghabiskan waktu untuk kegiatan yang tidak bermanfaat. Rencanakan masa depan bangsa yang gemilang sejak usia dini. Tumbuhkan sikap cinta belajar, fokus pada kebermanfaatan diri sesuai potensi masing-masing, dan membangun peradaban masyarakat terbaik.

Sementara sesi sosialisasi program yang ke-2, berlangsung hari Selasa, 15 Agustus 2017 di Ruang AV SMAN 71 Jakarta, pukul 13.00-15.00.

Meski Kasudin Jakarta Timur berhalangan hadir, namun poin-poin penting mengenai program ini, Alhamdulillah, tersampaikan dengan baik oleh Kepala SMAN 71 Jakarta, Ibu Wilin Murtanti dan beberapa hal teknis terkait rangkaian kegiatan Sekolah Kewirausahaan SMAN 71 diperjelas kembali oleh Ketua Panitia, Annisa Miranty Gumay.

Motivasi dari Pengawas Paket SMAN 71 Jakarta, Bapak Nanang Gunadi, juga mmenambah semangat peserta program sekolah kewirausahaan dan para undangan untuk mulai menanamkan karakter wirausaha pada diri masing-masing karena kita sudah berada di era baru, abad 21. Ketua Komite SMAN 71, Bpk. I Wayan Sentana, pun menanggapi positif kegiatan ini dan mendukungnya.

Adapun undangan yang berasal dari sekolah imbas yang dapat menghadiri kegiatan ini berjumlah 5 orang dari 6 undangan yang dikirimkan. Kelima orang undangan tersebut berasal dari 3 sekolah imbas yang ditunjuk Kemendikbud dalam program ini, yaitu : SMAN 81 Jakarta, SMAN 91 Jakarta, dan SMA Pusaka.

Berikut dokumentasi kegiatan sosialisasi sekolah kewirausahaan SMAN 71 Jakarta :

Demikian cerita level 3 kami. Selamat BELAJAR dan BERBAGI, See You at the Top !

 

#sekolahkewirausahaan71 #jurnalkewirausahaan2017 #thenextentrepreneur

Advertisements

Author:

# Economic Teacher at SMAN 71 Jakarta, # Single Parent Mom with 4 children, # Interest in reading and crafting, # Owner of RaQueeFA_House Bookstore,

One thought on “#Cerita Level 3 : Sosialisasi Sekolah Kewirausahaan pada Warga Sekolah & Sekolah Sekitar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s