Posted in Melatih Kemandirian Anak

My Exchange Student Stories ; BunSay Level#2

Resume Sesi Pertukaran Pelajar Kelas BunSay Level 2 IIP Jakarta ke IIP Bandung

Waktu: 3 April 2017, pukul 13.00-13.30 WIB

Host: Astarina (IIP Bandung)

Guest: Annisa Miranty Gumay (IIP Jakarta)

Profil Tamu :

# Seorang single Parent dari 4 orang anak ; Haura (10t), Salika (5t), Farih (4t), dan Fatih (8bln) karena suami sudah lebih dulu meninggal sekitar 1,5 tahun lalu.
#Guru Ekonomi di SMAN 71 Jakarta.

🌟 Aliran rasa selama mengikuti perkuliahan kelas Bunda Sayang Level 2 IIP Jakarta

Sebagai seorang single parent, yang juga bekerja dari Senin-Jumat, sering sekali saya pun mengalami kesulitan dalam penyelesaian tugas kuliah Bunda Sayang IIP. Rencana penyelesaian tugas yang sudah tertata manis pada awalnya sering juga mengalami perombakan-perombakan karena hal-hal darurat yang terjadi di luar perkiraan.

Saya failed di materi level 1 itu adalah fakta. Satu hal yang paling saya sesali dari kegagalan di level 1 adalah karena saya merasa kurang “fight” menyelesaikan tantangan ini. Memang ada beberapa kendala yang saya alami, seperti padatnya kegiatan di sekolah, ART yang tiba-tiba sakit, anak sakit, dsb yang membuat penyelesaian tugas jadi tertunda namun yang lebih saya sesalkan adalah mood saya untuk menulis saat itu mendadak hilang, dan tetiba jadi menyerah begitu saja. “Menyerah” ini yang membuat saya makin merasa KALAH.

Jujur, kegagalan ini hampir terulang di level 2. Tapi quote “Berubah atau Kalah” yang terlanjur saya pilih sebagai tagline penyemangat belajar, saat mood sedang turun, terngiang-ngiang di telinga saya. Kalau sampai gagal lagi, rasanya saya malu pada diri sendiri. Akhirnya saya memberikan jeda bagi diri sendiri untuk mengevaluasi proses belajar saya di IIP mulai dari kelas matrikulasi hingga lanjut ke kelas BunSay IIP. Dan, tiba-tiba muncul quotes seperti ini di timeline Fb saya :

“Semua orang di dunia ini merugi, kecuali orang-orang yang berilmu.”

“Orang yang berilmu pun merugi, kecuali mereka yang beramal.”

“Dan yang beramal tetap dalam kerugian, kecuali mereka yang ikhlas.”

Jleb. Kelas Matrikulasi dan Bunsay IIP kan dirancang untuk mereka yang ingin berilmu, beramal, dan bermanfaat dengan ikhlas. Kelas ini bukanlah perlombaan tentang siapa yang paling hebat dalam materi pengasuhan anak, namun ini tentang seberapa jauh ilmu yang diterima di kelas bisa bermanfaat bagi kita dan keluarga kita. Aplikasi ilmu yang diterima pun tentunya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setiap keluarga yang pasti berbeda-beda.

Akhirnya, Saya merasa harus menyelesaikan tantangan materi level 2, bukan karena ingin jadi yang terbaik di kelas, melainkan karena saya harus mengikat ilmu dengan menulis dan mengamalkannya. Dan sejatinya, 10 hari tantangan adalah latihan pembiasaan, mengamalkan ilmu pada hari-hari setelahnya justru tantangan yang sebenarnya. Bismillah, akhirnya saya berusaha menyelesaikan rapel 4 tugas terakhir di ujung deadline, ditengah-tengah begadang menenangkan Baby Fatih yang demam.

“Berubah atau Kalah!”.
Dan Alhamdulillah terselesaikan juga.

🌟 Sesi Tanya Jawab

1. Astarina IIP Bandung: Bagaimana mengatasi tantangan penyelesaian tugas kuliah BunSay Level 2?

✅Kalau diminta sharing tips manajemen waktu, sebenarnya saya malu.. wong saya saja belum tertib memanage waktu.
Namun ada beberapa hal yang saya catat dalam evaluasi pembelajaran saya, tentang tips mengelola waktu, seperti berikut ini :

1. Inventarisir rencana kegiatan yang akan dilakukan dalam 1 minggu ke depan.

2. Kelompokkan kegiatan yang sesuai prioritas : (1) Penting mendesak, (2) Penting tidak mendesak, (3) Tidak penting tapi mendesak, (4) Tidak penting dan tidak mendesak.

3. Breakdown kegiatan dalam to do list harian. Utamakan prioritas 1 dan 2.

4. Patuhi rencana yang sudah dibuat. Ini yang paling menantang 😬

5. Berhati-hati dengan pencuri waktu (Medsos, TV, Ngobrol tidak bermanfaat)

6. Selalu ingat komitmen awal, punya tagline motivator saat komitmen mulai kendor.

✅Tips Menulis Tantangan 10Hari yang sedang saya coba praktekan juga :

1. Buat resume materi kuliah, garisbawahi indikator kompetensi yang diharapkan dapat dicapai dalam perkuliahan materi tersebut.

2. Cermati tantangan 10 hari yang diberikan, dan buat konsep umum ide aktivitas dan tema tulisan yang akan kita buat sesuai dengan kebutuhan serta keadaan keluarga kita. Kalau bisa, rencanakan 10 tema tulisan sekalian, secara umum saja dulu gak perlu detail.

3. Ingat-ingat setiap indikator kompetensi yang ingin kita capai dalam materi kuliah, setiap kali melihat kejadian yang berhubungan dengan indikator ketercapaian materi segera tulis di notes hp atau di booknote atau rekam kejadian dalam foto.

4. Buat kerangka tulisan, dan segera kirim link ke kolom setoran tugas, setelah ada waktu longgar bisa disempurnakan lagi. Ini tips dari Bu Septi 😘

5. Pilih judul tulisan yang antimainstream, tujuannya sih untuk memudahkan lahirnya ilham dalam proses menulis dan dapet feelnya.

2. Astarina IIP Bandung:
Dgn kondisi seperti skrg, pernahkah mengalami mood swing teh? Bgaimana mengatasinya?
Krn yg sy rasa sbg perempuan mood itu ngaruh k bnyk hal ☺

✅Wah..mood swing mah sering,.. Tapi setelah suami meninggal saya merasa lebih ada rem ketika mulai gak mood..

Setiap sedang down, saya berusaha bersyukur diberi ujian seperti ini, mungkin Alloh tau saya moody, jadi dikasih ujian begini supaya belajar profesional memisahkan mood negatif saat sedang bekerja di ranah domestik maupun non domestik.

Saya selalu tanamkan, kalau sekarang saya yg harus bertanggung jawab thd diri sendiri dan anak-anak, kalau saya moody, yang rugi bukan cm saya tp jg anak-anak.

Saya gak tau saya hidup sampai kapan, jadi harus berusaha melakukan yg terbaik.

Satu hari bener, eh besok khilaf, itu mah biasa, yg penting tetap kembali pada komitmen awal, yang penting jangan sampai saat kita kembali “pulang” dicatat sebagai org yg berputus asa dari rahmat Alloh.

#Closing Statement

Kesempurnaan hanya lah milik Alloh.. Ketika kita tampak baik di hadapan manusia, sesungguhnya itu karena Alloh yang menutupi aib kita, maka bersyukur lah.

-AnnisaM.Gumay-

# Hadiah Tantangan 10Hari Bunda Sayang Level 2 dari Tim Fasil BunSay. Boleh dimanfaatkan untuk mengevaluasi progress latihan kemandirian anak, namun bukan untuk tujuan komersil. Semoga Alloh memberi keberkahan bagi pembuatnya.

IMG_20170406_233922

Advertisements

Author:

# Economic Teacher at SMAN 71 Jakarta, # Single Parent Mom with 4 children, # Interest in reading and crafting, # Owner of RaQueeFA_House Bookstore,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s