Posted in Melatih Kemandirian Anak

Setan, siapa takut?!

“Wahai orang-orang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al Baqoroh: 208)

Seperti apa sih gambaran setan menurut pandangan anak?
Saya lumayan penasaran dengan jawaban pertanyaan ini. Karena duo krucil ; Kakak Salika dan Mas Farih penasaran banget kalau dalam urusan nonton film atau denger cerita setan (baca: kisah misteri yang seram bin horor).

Mereka berdua sibuk ngintip-ngintip kalau ada film seram di TV atau dengar kisah horor oleh-oleh dari mba Haura. Ujung-ujungnya, setelah nonton, ada.. aja alasan duo krucil untuk minta ditemanin ngambil minum di dapur, ditemanin buang sampah di dapur, di temanin naruh piring kotor ke bak cucian piring, bahkan untuk urusan sekedar ngambil buku di perpustakaan atau ke toilet aja jadi ikut-ikutan minta ditemanin karena takut setan.

Berkali-kali saya sampaikan bahwa kita gak perlu takut pada setan jika selalu minta perlindungan Alloh, Alloh kan selalu menjaga kita.

Eh, dengan polosnya, Salika menimpali “Aku kan takut kalo ada pocong atau kuntilanak yang serem, kl minta tolong sama Alloh trus Alloh lagi sibuk sama urusan penting gimana?”
Lah.. jadi ngakak denger komentarnya. Lalu saya sampaikan bahwa Alloh Maha mengetahui dan Maha Hebat, Alloh mampu mengurus semua mahluk ciptaannya, Alloh tau semua hal dan keadaan mahluknya, dan Alloh akan memberi pertolongan pada hamba-Nya yang taat dan selalu berdoa memohon pertolongan-Nya.

Kemudian.. lumayan deh, duo krucil mulai berkurang takutnya.
“Kayak Ade dong Kak, Ade pemberani, kan kata Bunda Kita anak Ayah, Ayah aja pemberani gak penakut”, sambung Farih..

Statement dari Farih tersebut agaknya hanya berlaku kurang dari 2 jam. Setelah itu ya.. Podo wae, pada ketakutan lagi, terutama kalau menjelang tidur, saat semua lampu dipadamkan.

Sempat saya sampaikan pada anak-anak “Ngapain nonton film serem kalau cuma bikin ketakutan?!” lalu saya matikan TV dan mengalihkan pada aktivitas membaca buku.

Sempat mikir juga, gimana.. cara mengatasi atau minimal mengurangi rasa takut anak-anak pada setan ya..

Kemudian, saya teringat salah satu metode favorit yang menurut saya lumayan efektif dalam menanamkan karakter baik serta menginspirasi penerapan akhlak mulia pada anak. Agaknya, saya juga bisa pakai metode ini saat melatih kemandirian mengelola emosi pada anak-anak.

Dan,.. pilihan saya jatuh pada buku “Setan, Siapa takut?!”.
Dalam buku tersebut dijelaskan tentang setan yang sebenarnya yaitu setan-setan yang biasa mengganggu manusia. Ada setan yang membuat malas bangun subuh, ada setan yang menjauhkan manusia dari adab makan ala Rasulullah SAW, Setan yang menggoda agar manusia tidak menyempurrnakan wudhu atau malah boros air wudhu. Tentang setan yang membuat kita berbuat tidak baik pada orang lain, dan sebagainya.

Di buku ini juga diresumekan tentang adab-adab ibadah Rasulullah SAW dan cara mengatasi godaan setan.

Alhamdulillah, dengan bercerita, anak-anak jadi punya gambaran tentang setan yang sesungguhnya, dan yang terpenting mereka jadi berusaha untuk mengalahkan setan-setan yang menggodanya.

Dan, meski konsistensi anak-anak dalam melawan godaan setan masih harus terus dilatih, tapi lumayan lah.. Minimal sekarang mereka bisa berkata: “Setan, siapa takut?!”

#AnnisaMirantyGumay
#Hari4
#Level2
#MelatihKemandirian
#KuliahBunsayIIP

Advertisements

Author:

# Economic Teacher at SMAN 71 Jakarta, # Single Parent Mom with 4 children, # Interest in reading and crafting, # Owner of RaQueeFA_House Bookstore,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s