Posted in Matrikulasi IIP Jakarta Batch#2

Misi Hidup dan Produktivitas

Annisa M.Gumay_NHW#8_

productivity

Pada dasarnya menemukan misi hidup itu tidak ada hubungannya dengan usia seseorang. Semakin awal seseorang merasa “galau” kemana arah hidupnya, semakin “risau” untuk mencari sebuah jawaban “mengapa Allah menciptakan dirinya di muka bumi ini?” maka semakin cepat akan menemukan misi hidup.

Kalau di pendidikan berbasis fitrah, proses ini secara alamiah akan dialami oleh anak-anak pre aqil baligh akhir ( sekitar 10-13 th) dan memasuki taraf aqil baligh ( usia 14 th ke atas).

Maka kalau sampai hari ini ternyata kita masih galau dengan misi hidup kita, maka bersyukurlah, karena kita jadi tahu kesalahan proses pendidikan kita sebelumnya, dan tidak perlu lagi mengalami hal tersebut di saat usia paruh baya yang secara umum dialami oleh sebagian manusia yang disebut sebagai (mid-life crisis).

Maka sekarang, jalankan saja yang kita BISA dan SUKA tanpa pikir panjang, karena Allah pasti punya maksud tertentu ketika memberikan kepada kita sebuah kemampuan. Apabila kita jalankan terus menerus, kemungkinan,.. itulah misi hidup kita.

Seseorang yang sudah menemukan misi hidup tersebut apabila menjalankan aktivitas produktif akan lebih bermakna, karena keproduktivitasannya digunakan untuk mewujudkan misi-misi hidupnya. Sehingga selalu memiliki ciri-ciri :

  1. Selalu bersemangat dengan mata berbinar-binar
  2. energi positifnya selalu muncul, rasanya tidak pernah capek.
  3. rasa ingin tahunya tinggi, membuat semangat belajar tinggi
  4. Imunitas tubuh naik, sehingga jarang sakit, karena bahagia itu imunitas tubuh yang paling tinggi.

 

choice-and-priorities

Untuk menerapkan ilmu dalam materi misi hidup dan produktivitas maka saya akan memilih satu aktivitas di ranah BISA dan SUKA yang akan saya fokuskan. Dan saya memilih aktivitas MENULIS. Menulis bagi saya adalah aktivitas Mengikat Ilmu, Membangun Peradaban.

Setelah menentukan hal yang ingin saya fokuskan, selanjutnya saya menentukan 3 elemen yang harus saya ketahui berkaitan dengan misi hidup dan produktivitas saya, 3 elemen tersebut adalah :

  1. Kita ingin menjadi apa (be)
  2. Kita ingin melakukan apa (do)
  3. kita ingin memiliki apa (have)

be-do-have-ziglar

be-do-have

 

 

  1. Be = Saya ingin jadi Penulis buku
  2. Do = Saya ingin menulis buku
  3. Have = Saya ingin memiliki buku yang saya tulis sendiri

Adapun berdasarkan dimensi waktu, ada 3 periode yang perlu saya perhatikan :

  1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)
  2. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)
  3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)

Berikutnya, saya mulai menyusun tahapan usaha yang dapat saya lakukan untuk menunjang produktivitas hidup. Saya memulainya dengan menetapkan target waktu dan jadwal kegiatan selama satu tahun, serta menentukan ukuran atau indikator keberhasilan dalam setiap kegiatan yang saya lakukan.

Membuat prioritas untuk memilih hal-hal yang memang kita perlukan menjadi SANGAT PENTING. Untuk itu, usahakan TIDAK membuat daftar yang terlalu panjang agar tidak GAGAL FOKUS.

determine-priority-and-focus

My Lifetime Purpose :

Menjadi Ibu, Pendidik Peradaban. Dan saya akan menulis untuk mengikat ilmu, membangun peradaban.

privilage being who am i.jpg

My Life Plan 5-10 tahun ke depan :

life-plan.jpg

 

  1. Mengkhatamkan kajian Quran Hadist (Fokus Bukhori, Muslim, Ibnu Majah, Abu Daud terlebih dahulu)
  2. Pergi Haji, Allohumma..Aamiin…
  3. Bisa memanage keluarga dengan baik (mengaplikasikan ilmu Bunda Sayang, Bunda Cekatan)
  4. Punya Customized Curriculum yang Fitrah Based Education untuk anak-anak dan mengaplikasikannya.
  5. Membuat e-scrap book “FamilyTree dan RaqueeFA_House”
  6. Menulis “CatatanBuGuru” sebagai refleksi pengalaman mengajar, dan “RaQueeFA_House” sebagai refleksi pengalaman parenting.
  7. Membuat portofolio anak-anak, terinspirasi dari buku “Celoteh Keni”.
  8. Home Library yang bisa jadi Taman Baca untuk lingkungan sekitar.

My New Year Resolution :

2014-new-years-resolution-be-more-awesome

  1. Rajin ngaji terutama saat ada asrama hadist.
  2. Revisi Tesis, dan bayar utang puasa.
  3. Konsisten dengan scheadule belajar 2 jam sehari (02.00-04.00), sekalian membiasakan sholat malam sebelum mulai belajar.
  4. Bebenah Home Library.
  5. Mulai membuat e scrap book keluarga, terutama scrap book tentang Ayahnya anak-anak supaya Baby Fatih bisa mengenal sosok Ayah yang belum pernah ditemuinya sekali pun.
  6. Mulai mengumpulkan bahan untuk portofolio anak-anak.
  7. Mendokumentasikan inovasi pembelajaran yang pernah dilakukan sebagai bahan penulisan buku “CatatanBuGuru”.

Setelah melewati berbagai tahapan di atas, maka saya HARUS mulai berkomitmen untuk “BERUBAH” dari kebiasaan-kebiasaan yang saya pikir memang harus diubah. Serta berusaha konsisten melakukan rencana yang sudah saya tulis.

Karena pilihannya cuma satu : BERUBAH atau KALAH.

new-day-chance       you-change-nothing

big-change

Referensi:

_Antologi para Ibu Profesional, BUNDA PRODUKTIF, 2014_

_Materi Matrikulasi IIP, Bunda Produktif, 2016_

_Materi kuliah rutin Ibu Profesional, kelas bunda produktif, Salatiga, 2015_

 

Advertisements

Author:

# Economic Teacher at SMAN 71 Jakarta, # Single Parent Mom with 4 children, # Interest in reading and crafting, # Owner of RaQueeFA_House Bookstore,

One thought on “Misi Hidup dan Produktivitas

  1. Good.
    Excellent
    I liked your blog.
    Make me want to be something
    Want to do something
    And want to have something

    (Benar gak ya bhs inggrisnya.
    Hahaha )

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s