Posted in Matrikulasi IIP Jakarta Batch#2

NHW1_AnnisaMGumay_Matrikulasi IIP Batch 2

Pertengahan Oktober tahun ini saya mendaftarkan diri untuk mengikuti Kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional (IIP) Batch 2. Kelas Matrikulasi ini merupakan pra syarat untuk menjadi member resmi IIP (Institut Ibu Profesional).

Ibu Profesional adalah  komunitas para ibu dan calon ibu yang selalu meningkatkan kualitas diri dan keluarganya dengan ilmu yang bermanfaat. Sehingga bisa menjalankan aktivitas keluarga secara profesional. Komunitas ini dibentuk oleh Ibu Septi Peni Wulandani.

Institut Ibu profesional merupakan tempat belajarnya para ibu yang ingin menjadi profesional di bidang pendidikan anak dan keluarga. Kegiatannya meliputi :

  1. Kuliah rutin dengan kurikulum yang sudah disusun oleh tim IIP menjadi empat level yaitu Program Bunda Sayang(Ilmu Dasar Mendidik Anak), Program Bunda Cekatan (Ilmu Dasar Manajemen Rumah Tangga), Program Bunda Produktif (Ilmu Memahami Passion Diri sehingga menimbulkan 4E yaitu Easy, Excellent, Enjoy, Earn) dan Program Bunda Sholihah (ilmu tentang bagaimana kita bermanfaat untuk diri, keluarga dan lingkungan sekitar).
  2. Kuliah umum Ibu Profesional, dengan prinsip semua orang adalah guru. Sehingga di forum ini bisa belajar apa saja dengan siapa saja
  3. Family Gathering, untuk menjalin kehangatan keluarga dan menambah wawasan seluruh anggota keluarga, sehingga bisa melangkah dengan visi yang sama

Adapun beberapa kuliah yang diadakan oleh Institut Ibu Profesional yaitu:

  1. Kuliah Online Webinar
  2. Kuliah Whatsapp
  3. Kuliah Umum (offline)

Visi Ibu Profesional

Menjadi komunitas pendidikan perempuan yang paling unggul di Indonesia,wadah bagi seluruh Ibu Indonesia baik yang tinggal di dalam negeri maupun luar negeri untuk senantiasa berkembang meningkatkan kualitas diri dan keluarganya

 Misi Ibu Profesional

  • Meningkatkan kualitas ibu dalam mendidik anak­-anaknya, sehingga bisa menjadi guru utama dan pertama bagi anak-­anaknya.
  • Meningkatkan kualitas ibu dalam mengelola rumah tangga dan keluarganya sehingga menjadi keluarga yang unggul.
  • Meningkatkan rasa percaya diri sang ibu, sehingga tetap bisa mandiri secara finansial tanpa harus meninggalkan anak dan keluarganya.
  • Meningkatkan peran ibu menjadi Agent of Change (agen pembawa perubahan) yang senantiasa akan berbagi dan menularkan virus perubahan kepada masyarakat
  • kurikulum-iip

Sebenarnya saya telah bergabung dengan komunitas ini sejak akhir tahun 2014. Tergabung di grup whatsapp IIP Jakarta 01 dan sempat beberapa kali mengikuti kegiatan offline dengan teman-teman BunProf (Bunda Profesional) di Rumbel (Rumah Belajar) namun untuk masuk kelas matrikulasi seperti sekarang adalah yang pertama kali untuk saya. Saya mendapat kesempatan untuk ikut kelas Matrikulasi Batch 2 yang dimulai pada tanggal 17 Oktober 2016.

Secara umum kelas matrikulasi diselenggarakan dalam bentuk postingan materi mingguan dan diskusi di grup whatsapp bagi pendaftar yang telah memenuhi syarat dan dibagi per wilayah. Untuk Batch 2 insya Alloh akan berlangsung selama sembilan sesi. Setelah materi diposting pada setiap pekannya, peserta mendapatkan tugas berupa Nice Homework (NHW) yang jawabannya harus dikumpulkan dalam jangka waktu tertentu. Tujuan PR ini adalah menguatkan ilmu yang telah didapatkan.

Berikut infografis mengenai Matrikulasi IIP :

matrikulasi-iip

#Apa saja yg dipelajari dalam MATRIKULASI IIP Batch 2 ??

  1. Prolog : Adab Menuntut Ilmu  ( Senin, 17 Oktober 2016)
  2. [Overview Ibu Profesional] Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga
  3. [Bunda Sayang] Membangun Peradaban dari dalam Rumah
  4. [Bunda Sayang] Mendidik dengan Fitrah, berbasis Hati Nurani
  5. [Bunda Cekatan] Ibu Manajer Keluarga
  6. [Bunda Cekatan] Belajar Bagaimana Caranya Belajar
  7. [Bunda Produktif] Rejeki itu Pasti, Kemuliaan harus dicari
  8. [Bunda Produktif] Menemukan misi spesifik hidup
  9. [Bunda Shaleha] Ibu sebagai Agen Perubahan

Pembuka matrikulasi kali ini adalah materi yang SANGAT PENTING dan MENARIK, karena peserta diingatkan untuk Mendahulukan Adab sebelum Ilmu, dan Beramal setelah Berilmu sebab MENUNTUT ILMU ADALAH PROSES KITA UNTUK MENINGKATKAN KEMULIAAN HIDUP, MAKA ILMU HARUS DIDAPATKAN DENGAN CARA-CARA YANG MULIA.

adab-sebelum-ilmu

Pada sesi ini, peserta Matrikulasi diingatkan untuk mencari sumber ilmu yang kredibel, menghormati guru/pengajar dan sumber ilmu lain (buku, dsb), menyaring informasi yang diperoleh, menghindari penyebarluasan tulisan tanpa mencantumkan sumber, dan yang terpenting adalah mempersiapkan diri sendiri, di antaranya untuk ikhlas dan bersungguh-sungguh.

Ada sebuah kutipan dalam materi yang sangat berkesan bagi saya : “Adab tidak bisa diajarkan, Adab hanya bisa ditularkan”. Sebagai seorang Ibu dan Guru, kutipan tersebut menjadi poin penting yang harus saya pegang, tentang menjadi teladan dan menjalankan adab tersebut saat menuntut ilmu. Namun jujur, kutipan itu pula lah yang membuat saya merasa bersalah di awal matrikulasi adalah karena ternyata saya sendiri masih belum beradab dan belum bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Terbukti dengan PR yang baru sempat saya kerjakan malam ini, 25 Oktober 2016 mulai pukul 01.35 padahal deadline nya tanggal 23 Oktober 2016 pukul 06.00.

Teringat hari-hari sibuk setelah NHW1 di posting di grup WA yang membuat saya hanya sempat memberi tanda bintang pada materi dan baru sempat membacanya di tengah malam sambil menyusui anak bungsu saya yang berusia tiga bulan.

Sepanjang pekan lalu, otak saya memikirkan apa yang harus saya tulis dalam Nice Homework 1 saya di sela-sela jam kerja di sekolah dan jam kerja di rumah sebagai single parent dengan empat orang anak tanpa ART.

Setiap saya berencana mengerjakan PR dini hari ternyata mata dan tubuh sudah tidak bisa kompromi, dan ketika melewati deadline, rasanya ingin menangis dan menyerah dari program matrikulasi ini.

Tapi.. setelah membaca review NHW1 malam ini, saya berusaha menguatkan tekad untuk menyelesaikan utang tugas ini. Malu rasanya melihat excuse di atas, teringat wajah-wajah siswa yang memohon maaf karena terlambat mengumpulkan tugas, ternyata kali ini malah Bu Guru yang telat bikin PR.

quotes about priority.jpg

Malam ini saya merenungi kembali prioritas-prioritas dalam hidup saya. Tersadar betapa kacaunya checklist hidup saya setahun belakangan ini. Serpihan planning hidup yang terburai  berantakan, semenjak suami meninggal setahun lalu, kini bagai puzzle-puzzle yang harus saya susun kembali.

Hati tergerak untuk menyalakan kembali api semangat yang setahun ini meredup. Semoga masih ada kesempatan bagi saya untuk belajar, dan menyelesaikan semua yang sudah di mulai.

Dan,.. salah satunya adalah this Belated Nice Homework, I hope it still be NICE.

# PR NOMOR 1

Tentukan satu jurusan ilmu yang akan Anda tekuni di universitas kehidupan ini !

# Ilmu menjadi Ibu dan Guru pendidik peradaban yang barokah.

# PR NOMOR 2

Alasan terkuat apa yang Anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut?

# karena Alloh sudah menitipkan empat orang anak kandung yang harus diasuh sendiri sambil bekerja sebagai seorang Guru yang juga harus mendidik anak orang lain. Anak-anak kandung dan murid-murid saya di sekolah adalah amanah yang harus dijaga sa pol kemampuan agar amanah ini menjadi jalan saya untuk kembali kepada-Nya dalam keadaan husnul khotimah.

Alloh pasti punya alasan mengapa menempatkan saya pada peran ini. Alloh pula yang menempa saya dengan masalah dan memberi bonus kemudahan dalam kesulitan.

Peran ini dititipkan Alloh pada saya karena Alloh yakin saya mampu, dan karena itu lah Saya harus berusaha untuk memampukan diri dengan belajar dan berusaha mengamalkan ilmu dengan sebaik-baiknya.

# PR NOMOR 3

Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan Anda rencanakan di bidang tersebut?

# Meluruskan niat, menjaga keikhlasan, dan berusaha bersungguh-sungguh dalam menekuni ilmu di Universitas Kehidupan.

# Mereset ulang prioritas hidup.

# Membuat check list planning setahun ke depan dan mencicil checklist nya setiap bulan.

# Semangat belajar ilmu-ilmu yang bisa mengantarkan saya menjadi pendidik peradaban yang Barokah dan dapat mendekatkan diri pada Alloh “Sumber dari Segala Sumber Ilmu”.

# Mencari sumber ilmu yang kredibel dan menjaga adab dalam menuntut ilmu agar memperoleh keberkahan dari ilmu tersebut.

# Berusaha untuk FOKUS!! Selesaikan Apa yang Sudah Saya Mulai!

Melakukan proses belajar secara bertahap namun bermakna. Kuasai satu ilmu, lalu Amalkan !

# Bersabar ketika kenyataan tidak sesuai rencana namun terus berusaha tidak menyerah untuk menjalaninya.

Doakan saya ya..

Semoga saya bisa lulus dari Universitas Kehidupan dengan predikat Cum Laude, menjadi pendidik peradaban yang barokah dan diridhoi Alloh.

Nitip Quotes untuk penyemangat ah.. Sampai ketemu di next NHW

path-to-paradise-easily

winner-never-give-up

Sumber :

* Website Ibu Profesional.

* Materi Matrikulasi IIP Batch 2 “Adab Menuntut Ilmu”.

* Review NHW1.

* Sumber Quotes : Terdapat dalam Watermark.

Advertisements

Author:

# Economic Teacher at SMAN 71 Jakarta, # Single Parent Mom with 4 children, # Interest in reading and crafting, # Owner of RaQueeFA_House Bookstore,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s