Posted in Writing Skills and Hand Lettering

MENULIS CERITA FIKSI by ARNIE SANIB (Komunitas Penulis Kreatif)

Cerita Fiksi adalah tulisan yang berisi cerita fiktif, khayalan atau imajinasi.

Cerita fiksi dapat diangkat dari kisah nyata, tetapi kisah nyata tersebut hanya berfungsi sebagai ide cerita saja, selanjutnya ide ini diolah menjadi sebuah cerita fiksi.
Contoh: cerita pendek, fiksi mini, novel, novelet, puisi, dan drama

Fiksi mini itu karya fiksi yang sangat singkat (flash action), mungkin hanya memiliki 250 – 1000 kata saja, dan biasanya ada twist ending (akhir yang mengejutkan, diluar perkiraan pembaca) atau bagian akhir biasanya diplintir

*) TIPS Membuat Cerita Fiksi
▷ Jangan tunggu ide, mulailah menulis cerita dengan melihat kejadian sehari-hari, dapat melalui kejadian yang kita alami sendiri atau referensi media.
▷ Pilih kejadian yang paling unik (aneh), jika kejadiannya biasa saja, modifikasi kejadian tersebut menjadi luar biasa.
▷ Buat kalimat pertama (pembuka) yang luar biasa, membuat pembaca penasaran dan ingin terus membacanya. Misalnya: Memalukan! Kenapa dia nekad berdiri di depan kelas dan menceritakan semua aibnya sendiri?
▷ Lanjutkan kalimat pertama dengan menceritakan mengapa dia mau berdiri di depan kelas, siapa yang menyuruhnya, dan seterusnya.
▷ Apabila inspirasi macet, duduklah dan biarkan pikiran melayang. Bayangkan tentang orang-orang, tempat-tempat, dialog-dialog, aksi-reaksi, dan sebagainya.
▷ Jangan terburu-buru memberi penilaian pada tulisan atau ide-ide. Beberapa adegan, ide, kata, dan kalimat mungkin masih tampak kacau, yang terpenting pada tahap ini adalah menciptakan materi mentah sebanyak-banyaknya. Jumlah materi yang banyak akan membuat kita semangat menulis, pikiran tidak disibukkan dengan mengedit tulisan, membaca ulang, dan mengkritisi diri sendiri.
▷ Setelah selesai dengan draft pertama, aturlah sedemikian rupa supaya tulisan tidak berantakan. Jika bingung dengan urutan dan catatan-catatan yang telah dibuat, terutama jika tulisannya panjang seperti novel, berilah nama untuk setiap adegan dan simpan di bagian Struktur Cerita. Urutan nomor adegan, bab, dan klimaks dapat diberi nama pada tahap pembangunan cerita.
▷ Jika inspirasi tidak kunjung datang, tulis sebuah kata, lalu kata lain dan yang lain lagi. Jangan batasi diri! Tuliskan kata apa saja yang muncul dalam benak, dapat dimulai dengan kata yang berhubungan dengan setting/lokasi, atau ide-ide lain yang muncul sehingga akhirnya membuat gambaran tentang sebuah adegan.

*) Tips Tambahan:
– Walaupun cerita fiksi based on imajinasi tapi ada faktor logika yang tidak boleh dilupakan. Diantaranya: logika ilmu pengetahuan, psikologis, konsistensi, karakter tokoh, setting cerita, sebab akibat, dan kewajaran cerita.
– Langkah termudah untuk penulis pemula mungkin membuat cerpen yang ringan dulu, ide cerita bisa dari kehidupan sehari-hari
– Kalau membuat cerpen, ide cerita yg mau ditonjolkan satu aja, apa pesan moral yang mau disampaikan, perbanyak dialog, ada twist endingnya.
– Biasanya penyampaian secara naratif (kurang dialog) membuat cerpen yang ditulis jadi panjang, dan itu agak membosankan buat pembaca
– Alur yg tdk boleh dilupakan dalam cerpen juga adalah ada perkenalan, konflik, klimaks, anti klimaks, dan penyelesaian.
– Contoh opening seperti apa yang bisa menggebrak.bisa saja dibuat kalimat yang membuat pembaca penasaran dan ingin membaca cerita selanjutnya. contoh di atas: Memalukan! Kenapa dia mau menceritakan aibnya sendiri di depan kelas? Dari kalimat pembuka, pembaca diajak untuk mencari tahu alasannya hingga menjadi penasaran
– Dialog juga berfungsi agar karakter tokoh berjejak dan berinteraksi dengan pembaca melalui dialog-dialog. Pembaca dapat menyimpulkan sendiri karakter tokoh dari dialog-dialog. Namun kembali lagi kepada jenis cerita yang akan dibuat, apakah melibatkan penulis di dalamnya atau penulis hanya sebagai sutradara, berdiri di belakang layar.
– Untuk membangun mood, langkah pertama adalah mencari dulu alasan terdalam dan terkuat (deep and strong why) kita, kenapa mau jadi penulis? Setelah itu kita ketahui maka akan timbul passion yg kuat. Secara teknis banyak cara supaya mood kita terjaga stabil. Di antaranya: menulis berkelompok, ikut komunitas, dsb.
– Penulis kreatif harus selalu meng-upgrade ilmu pengetahuan agar ceritanya bervariasi dan tidak monoton.
– Ide cerita fiksi bisa diambil dari kisah nyata yang “nyeleneh”, terus dibuat tulisan, combine dengan imajinasi sebagai bumbu cerita, pesan moralnya misalnya penulis ingin meluruskan perbuatan yg nyeleneh itu dari kaca mata penulis.
– Intinya, jika ingin jadi penulis, yaa just keep writing, tulislah apa yang ingin ditulis, jangan takut salah. Seperti pisau yang terus diasah, maka lambat laun dengan berlatih tulisan kita akan semakin bagus.

SELAMAT MENULIS CERITA FIKSI 🙂

Advertisements

Author:

# Economic Teacher at SMAN 71 Jakarta, # Single Parent Mom with 4 children, # Interest in reading and crafting, # Owner of RaQueeFA_House Bookstore,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s